Sabtu, 11 Januari 2014

PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP PERUSAHAAN UNILEVER

REDITA LIGA ADE E.
EM.11.1.0728

PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP PERUSAHAAN UNILEVER


1.      Pengertian Sistem
Sistem adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.

2.      Pengertian Informasi
Informasi adalah hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam mengambil keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga, atau secara tidak langsung pada saat mendatang.

3.      Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan kumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi untuk melakukan fungsi pengolahan data yaitu menerima masukan (input) berupa data kemudian mengolah (proses) dan menghasilkan keluaran output berupa informasi sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya pada saat itu maupun dimasa mendatang untuk mendukung kegiatan operasional, manajerial dan strategis organisasional dengan memanfaatkan berbagai sumber daya guna mencapai suatu tujuan.

4.      Contoh SIM dalam Perusahaan
Perusahaan yang akan saya analisis adalah PT Unilever Tbk.
PT Unilever adalah perusahaan yang bergerak pada bidang produksi sabun, detergen, margarine, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es cream, dan teh, serta produk kosmetik.
Prinsip Bisnis PT Unilever merupakan standar perilaku bagi seluruh karyawan Unilever di seluruh dunia.
PT Unilever mempunyai komitmen untuk terus menerus memperbaiki cara kerja untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam pengembangan usaha yang berwawasan lingkungan. Komitmen ini mengacu pada kemitraan dengan para pengambil keputusan, masalah tantangan sosial dan lingkungan serta pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Sistem Teknologi Informasi yang dipakai oleh PT Unilever
PT Unilever menggunakan strategi Komunikasi Pasar Terpadu atau Integrated Marketing Communication (IMC). Strategi ini berupaya untuk memadukan dan mengkoordinasikan semua saluran komunikasi untuk menyampaikan pesan secara jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat terhadap perusahaan dan produknya.
IMC adalah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasi, contohnya periklanan umum, respon langsun, sales promotion, dan Public Relations.
IMC dalam arti yang sederhana adalah proses dari pengelolaan customer relationships atau hubungan pelanggan yang menggerakkan brand value.
IMC dalam arti yang spesifik adalah proses yang mempunyai fungsi bersilang dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang menguntungkan antara customer/pelanggan dan stakeholder lain dengan mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua pesan yang terkirim kepada kelompok ini serta menggerakkan dialog dengan maksud tertentu kepada mereka.
Prinsip dasar dari IMC sendiri adalah komunikasi. IMC berusaha memaksimalkan pesan positif dan meminimalkan pesan negative dari suatu produk dengan sasaran menciptakan dan menyokong hubungan antar produk. IMC juga mempunyai hubungan jangka panjang yaitu membangun dan memperkuat produk itu sendiri. Hubungan antar produk yang positif akan menghasilkan laba dan meningkatkan nilai dari pemegang saham perusahaan tersebut.
Ada 2 ide pokok mengenai IMC itu sendiri. Yaitu :
·         Komunikasi pemasaran yang bersifat one-voice
·         Komunikasi yang berintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pencitraan produk yang baik, namun juga harus dapat menimbulkan hasil penjualan yang baik.
Konsep Dasar Pengembangan Berbagai Program IMC
·         Direct Marketing
Salah satu fungsi IMC yang terdiri dari front end dan back end operations. Front end sendiri mencakup penawaran khusus, garansi, database customer, dan respon kepada customer, sedangkan back end yaitu mempertemukan harapan customer dengan product.
·         Sales Promotion
Digunakan untuk memotivasi customer agar melakukan aksi dengan membeli produk yang dipicu dengan adanya penawaran produk dalam jangka waktu terbatas. Unilever sudah terbukti melakukan cara ini untuk menigkatkan omset penjualan.
·         Public Relations
PR dalam IMC ini bertugas untuk menampung opini public dan bertugas memanage corporate brand dan menjaga reputasinya.
·         Personal Selling
Adalah komunikasi 2 arah dimana seorang penjual menjelaskan fitur dari suatu produk untuk kepentingan priibadi. Dalam hal ini dilibatkan komunikasi yang sifatnya tatap muka dan fokus kepada pemecahan masalah dan penciptaan nilai produk bagi customer.
·         Advertising
Suatu bentuk dari presentasi non personal dan promosi dari suatu ide, barang atau jasa yang tidak gratis dan dilakukan untuk sponsor yang teridentiikasi. Dalam hal ini PT Unilever sangat memperhatikan karena akan membantu perusahaan dalam pembentukan brand image, atau gambaran produk.
·         Publicity
Salah satu jasa yang disediakan oleh Public Relations Firm maupun Advertising Agency untuk membantu menangkap perhatian publik dan membedakan tiap-tiap perusahaan tersebut dari perusahaan-perusahaan lain yang menjadi saingannya.
·         Events / Sponsorship
Event marketing adalah situasi yang signifikan atau peristiwa promosional yang mempunyai fokus utama untuk menangkap perhatian dan melibatkan customer dalam event tersebut.
Sponsorship adalah dukungan finansial kepada suatu organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek dan suatu hubungan. Sponsorship dapat membedakan sekaligus meningkatkan nilai suatu merek.
Unilever sering sekali menjadi sponsor pada sebuah acara karena perusahaan telah memperhitungkan dengan matang keuntungan yang akan diperoleh. Dengan menjadi sponsor pada salah satu acara maka unilever dapat menyampaikan pesan dari produk yang akan dipromosikan dan meningkatkan brand awareness.
·         Interactive Marketing
Interactive marketing disini lebih tertuju kepada bagaimana suatu perusahaan mampu atau tidak berkomunikasi dengan customer-nya atau mampu memberikan solusi yang baik, yang terkait dengan penggunaan produk. Dalam hal ini interactive marketing juga terkait dengan customer relationship management.

5.      Kesimpulan
PT Unilever mampu mempertahankan eksistensinya dalam persaingan dunia bisnis yang sangat pesat ini. Unilever mampu bersaing dengan para pesaing-pesaing yang mungkin masih terhitung sebagai perusahaan baru jika dibandingkan dengan Unilever. Unilever semakin tahun mampu menciptakan produk-produk baru yang menawarkan banyak kelebihan dengan harga yang dapat dijangkau.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa IMC sangat bermanfaat bagi organisasi atau perusahaan. Manfaatnya adalah :
·         Membentuk identitas merek yang kuat di pasar dengan mengikat bersama dan memperkuat semua citra dan pesan komunikasi perusahaan.
·         Mengkoordinasikan semua pesan, positioning dan citra, serta identitas perusahaan melalui semua bentuk komunikasi pemasaran
·         Adanya hubungan yang lebih erat antara perusahaan (melalui produk/jasanya) dengan para konsumennya.
·         Solusi IMC menuntut untuk memahami pentingnya semua titik-titik kontak di mana pelanggan mungkin medadak menjumpai perusahaan tertentu, produk dan mereknya.
·         IMC harus bisa menghasilkan konsistensi komunikasi yang lebih baik dan dampak penjualan yang lebih besar.

·         IMC menempatkan tanggung jawab ditangan seseorang untuk menyatukan citra perusahaan, karena citra perusahaan ini dibentuk oleh ribuan aktivitas perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar