REDITA LIGA ADE E.
EM.11.1.0728
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP
PERUSAHAAN UNILEVER
1. Pengertian Sistem
Sistem
adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling
bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara cara tertentu sehingga membentuk
satu kesatuan untuk melaksakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.
2. Pengertian Informasi
Informasi
adalah hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi
penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam mengambil keputusan yang
dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga, atau secara tidak
langsung pada saat mendatang.
3. Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Sistem
Informasi Manajemen dapat didefinisikan kumpulan subsistem yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama membentuk satu kesatuan, saling
berinteraksi untuk melakukan fungsi pengolahan data yaitu menerima masukan
(input) berupa data kemudian mengolah (proses) dan menghasilkan keluaran output
berupa informasi sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang berguna dan
mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya pada saat itu maupun
dimasa mendatang untuk mendukung kegiatan operasional, manajerial dan strategis
organisasional dengan memanfaatkan berbagai sumber daya guna mencapai suatu
tujuan.
4. Contoh SIM dalam Perusahaan
Perusahaan
yang akan saya analisis adalah PT Unilever Tbk.
PT
Unilever adalah perusahaan yang bergerak pada bidang produksi sabun, detergen,
margarine, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es cream, dan teh,
serta produk kosmetik.
Prinsip
Bisnis PT Unilever merupakan standar perilaku bagi seluruh karyawan Unilever di
seluruh dunia.
PT
Unilever mempunyai komitmen untuk terus menerus memperbaiki cara kerja untuk
mencapai tujuan jangka panjang dalam pengembangan usaha yang berwawasan
lingkungan. Komitmen ini mengacu pada kemitraan dengan para pengambil
keputusan, masalah tantangan sosial dan lingkungan serta pembangunan yang
berwawasan lingkungan.
Sistem
Teknologi Informasi yang dipakai oleh PT Unilever
PT
Unilever menggunakan strategi Komunikasi Pasar Terpadu atau Integrated
Marketing Communication (IMC). Strategi ini berupaya untuk memadukan dan
mengkoordinasikan semua saluran komunikasi untuk menyampaikan pesan secara
jelas, konsisten, dan berpengaruh kuat terhadap perusahaan dan produknya.
IMC
adalah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai
tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari
berbagai disiplin komunikasi, contohnya periklanan umum, respon langsun, sales
promotion, dan Public Relations.
IMC
dalam arti yang sederhana adalah proses dari pengelolaan customer relationships
atau hubungan pelanggan yang menggerakkan brand value.
IMC
dalam arti yang spesifik adalah proses yang mempunyai fungsi bersilang dalam
menciptakan dan memelihara hubungan yang menguntungkan antara customer/pelanggan
dan stakeholder lain dengan mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua
pesan yang terkirim kepada kelompok ini serta menggerakkan dialog dengan maksud
tertentu kepada mereka.
Prinsip
dasar dari IMC sendiri adalah komunikasi. IMC berusaha memaksimalkan pesan
positif dan meminimalkan pesan negative dari suatu produk dengan sasaran
menciptakan dan menyokong hubungan antar produk. IMC juga mempunyai hubungan
jangka panjang yaitu membangun dan memperkuat produk itu sendiri. Hubungan
antar produk yang positif akan menghasilkan laba dan meningkatkan nilai dari
pemegang saham perusahaan tersebut.
Ada 2
ide pokok mengenai IMC itu sendiri. Yaitu :
·
Komunikasi pemasaran yang bersifat
one-voice
·
Komunikasi yang berintegrasi yang
bertujuan untuk meningkatkan pencitraan produk yang baik, namun juga harus
dapat menimbulkan hasil penjualan yang baik.
Konsep Dasar
Pengembangan Berbagai Program IMC
·
Direct Marketing
Salah satu fungsi IMC yang
terdiri dari front end dan back end operations. Front end sendiri mencakup penawaran
khusus, garansi, database customer, dan respon kepada customer, sedangkan back
end yaitu mempertemukan harapan customer dengan product.
·
Sales Promotion
Digunakan untuk memotivasi
customer agar melakukan aksi dengan membeli produk yang dipicu dengan adanya
penawaran produk dalam jangka waktu terbatas. Unilever sudah terbukti melakukan
cara ini untuk menigkatkan omset penjualan.
·
Public Relations
PR dalam IMC ini bertugas untuk
menampung opini public dan bertugas memanage corporate brand dan menjaga
reputasinya.
·
Personal Selling
Adalah komunikasi 2 arah dimana
seorang penjual menjelaskan fitur dari suatu produk untuk kepentingan priibadi.
Dalam hal ini dilibatkan komunikasi yang sifatnya tatap muka dan fokus kepada
pemecahan masalah dan penciptaan nilai produk bagi customer.
·
Advertising
Suatu bentuk dari presentasi non
personal dan promosi dari suatu ide, barang atau jasa yang tidak gratis dan
dilakukan untuk sponsor yang teridentiikasi. Dalam hal ini PT Unilever sangat
memperhatikan karena akan membantu perusahaan dalam pembentukan brand image,
atau gambaran produk.
·
Publicity
Salah satu jasa yang disediakan oleh Public Relations
Firm maupun Advertising Agency untuk membantu menangkap perhatian publik dan
membedakan tiap-tiap perusahaan tersebut dari perusahaan-perusahaan lain yang
menjadi saingannya.
·
Events / Sponsorship
Event marketing adalah situasi yang signifikan atau
peristiwa promosional yang mempunyai fokus utama untuk menangkap perhatian dan
melibatkan customer dalam event tersebut.
Sponsorship adalah dukungan finansial kepada suatu
organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek
dan suatu hubungan. Sponsorship dapat membedakan sekaligus meningkatkan nilai
suatu merek.
Unilever sering sekali menjadi sponsor pada sebuah
acara karena perusahaan telah memperhitungkan dengan matang keuntungan yang
akan diperoleh. Dengan menjadi sponsor pada salah satu acara maka unilever
dapat menyampaikan pesan dari produk yang akan dipromosikan dan meningkatkan
brand awareness.
·
Interactive Marketing
Interactive marketing disini lebih tertuju kepada
bagaimana suatu perusahaan mampu atau tidak berkomunikasi dengan customer-nya
atau mampu memberikan solusi yang baik, yang terkait dengan penggunaan produk.
Dalam hal ini interactive marketing juga terkait dengan customer relationship
management.
5. Kesimpulan
PT
Unilever mampu mempertahankan eksistensinya dalam persaingan dunia bisnis yang
sangat pesat ini. Unilever mampu bersaing dengan para pesaing-pesaing yang
mungkin masih terhitung sebagai perusahaan baru jika dibandingkan dengan
Unilever. Unilever semakin tahun mampu menciptakan produk-produk baru yang
menawarkan banyak kelebihan dengan harga yang dapat dijangkau.
Dari
penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa IMC sangat bermanfaat bagi organisasi
atau perusahaan. Manfaatnya adalah :
·
Membentuk identitas merek yang kuat di pasar dengan
mengikat bersama dan memperkuat semua citra dan pesan komunikasi perusahaan.
·
Mengkoordinasikan semua pesan, positioning dan citra,
serta identitas perusahaan melalui semua bentuk komunikasi pemasaran
·
Adanya hubungan yang lebih erat antara perusahaan
(melalui produk/jasanya) dengan para konsumennya.
·
Solusi IMC menuntut untuk memahami pentingnya semua
titik-titik kontak di mana pelanggan mungkin medadak menjumpai perusahaan
tertentu, produk dan mereknya.
·
IMC harus bisa menghasilkan konsistensi komunikasi
yang lebih baik dan dampak penjualan yang lebih besar.
·
IMC menempatkan tanggung jawab ditangan seseorang
untuk menyatukan citra perusahaan, karena citra perusahaan ini dibentuk oleh
ribuan aktivitas perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar