Nama : Mar’atul Ayni
NIM : EM.11.1.0690
Pengertian dan Manfaat Sistem Informasi
Manajemen Pada Suatu Perusahaan
Informasi
didalam sebuah perusahaan sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya.
Sehingga informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Jika perusahaan
kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami
ketidak mampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil
keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, pada akhirnya akan mengalami
kekalahan dalam persaingan.
Disamping
itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Karena terlalu banyak informasi yang kurang bermanfaat(sistem terlalu banyak
data). Memahami konsep dasar informasi sangatlah penting dalam menyiapkan
metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas.
Ex :
Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa
menjalankan kegiatannya sehari-sehari. Daftar gaji harus disiapkan, penjualan
dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan : Semua ini dan hal-hal lainnya
adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru
tulis yang mengikuti suatu prosedur standart tertentu.
Komputer
bermanfaat untuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah SIM
melaksanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar system pengolahan
data. Adalah sistem pengolahan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan
keputusan. Sehingga SIM adalah suatu system yang menyediakan kepada pengelola organisasi.
Beberapa
manfaat SIM yaitu :
1. Meningkatkan
aksesibilitas data yang terjadi secara tepat waktu dan akurat bagi para
pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem inforrmasi.
2. Menjamin
tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi
secara kritis.
3. Mengembangkan
proses perencanaan yang efektif.
4. Mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5. Menetapkan
investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6. Mengantisipasi
dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan
teknologi baru.
7. Memperbaiki
produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8. Organisasi
menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi
biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan
mereka.
9. Bank
menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat
berbagai laporan rekening Koran dan transaksi yang terjadi.
Manajemen
adalah proses yang berupa tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian,
menggerakan dan pengawasan serta pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan
tertentu.
Secara
umum manajer berarti setip orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan
sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. Beberapa tingkatan manajer yaitu :
1. Manajer
Lini (Lower Management) tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang
memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Dalam perusahaan ini disebut
: Kepala atau Pemimpin (leader), Mandor (foreman), dan Penyelia (supervisors).
2. Manajer
Menengah (middle management) manajer menengah ini membawahi dan mengarahkan
kegiatan-kegiatan para manajer lini lainnya dan kadang-kadang juga membawahi
karyawan operasional. Dalam perusahaan manajer ini bisa disebut : Manajer
Departemen atau Kepala Pengawas (superintendent).
3. Manajer
Puncak (top management) manajer puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi. Dalam perusahaan
manajer ini biasa disebut : Direktur, Presiden, Kepala Divisi, dan lain
sebagainya.
Tujuan
SIM adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan
atau subunit organisasional perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar