Sabtu, 11 Januari 2014

Pengertian dan Manfaat Sistem Informasi Manajemen Pada Suatu Perusahaan

Nama               : Mar’atul Ayni
NIM                : EM.11.1.0690


Pengertian dan Manfaat Sistem Informasi Manajemen Pada Suatu Perusahaan

Informasi didalam sebuah perusahaan sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya. Sehingga informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Jika perusahaan kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidak mampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam persaingan.
Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Karena terlalu banyak informasi yang kurang bermanfaat(sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi sangatlah penting dalam menyiapkan metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas.
Ex : Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-sehari. Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan : Semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standart tertentu.
Komputer bermanfaat untuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah SIM melaksanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar system pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan. Sehingga SIM adalah suatu system yang menyediakan kepada pengelola organisasi.
Beberapa manfaat SIM yaitu :
1.      Meningkatkan aksesibilitas data yang terjadi secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem inforrmasi.
2.      Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3.      Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4.      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5.      Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6.      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7.      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8.      Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
9.      Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening Koran dan transaksi yang terjadi.
Manajemen adalah proses yang berupa tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan serta pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu.
Secara umum manajer berarti setip orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. Beberapa tingkatan manajer yaitu :
1.      Manajer Lini (Lower Management) tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Dalam perusahaan ini disebut : Kepala atau Pemimpin (leader), Mandor (foreman), dan Penyelia (supervisors).
2.      Manajer Menengah (middle management) manajer menengah ini membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lini lainnya dan kadang-kadang juga membawahi karyawan operasional. Dalam perusahaan manajer ini bisa disebut : Manajer Departemen atau Kepala Pengawas (superintendent).
3.      Manajer Puncak (top management) manajer puncak bertanggung jawab atas keseluruhan  manajemen organisasi. Dalam perusahaan manajer ini biasa disebut : Direktur, Presiden, Kepala Divisi, dan lain sebagainya.
Tujuan SIM adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau subunit organisasional perusahaan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar