Sabtu, 11 Januari 2014

Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Televisi

ZULIANTI
EM.11.1.0805

Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Televisi


Televisi merupakan salah satu Teknologi informasi satu arah yaitu Audio Visual dimana kita dapat melihat dan mendengar berita yang ada di dunia. Dan Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih),maupun berwarna. Kata Televisi, merupakan gabungan dari kata “jauh” dari bahasa Yunani dan Visio yang berarti “Penglihatan”. Dari bahasa latin televise dapat diartikan sebagai alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual atau penggelihatan.

Penggunaan kata "Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi, acara televisi, ataupun transmisi televisi. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia


Televisi sangatlah berpengaruh sangat besar di dunia ini sebagai Media hiburan. Terdapat berbagai cara untuk menyiarkan konten TV yang dapat disiarkan untuk umum. Setelah diproduksi, langkah selanjutnya adalah memasarkan dan menjualnya kepada pasar manapun yang ingin membelinya. Hal ini secara tipikal terbagi dalam dua tingkatan:

1.     Tayangan Pertama atau Tayangan Perdana sebuah badan produksi menghasilkan acara yang terdiri dari satu atau beberapa episode yang kemudian ditayangkan dalam sebuah stasiun atau jaringan televisi yang telah membayar untuk produksi itu sendiri ataupun telah menerima lisensi acara tersebut dari produser aslinya.
2.      Sindikasi penyiaran — istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan acara selanjutnya (setelah tayangan pertama). Hal ini tidak saja mengatur tayangan lanjutan di negara yang sama (dengan tayang perdananya), tetapi juga penggunaan internasional yang mungkin sudah tidak lagi diurus dan berhubungan oleh produser aslinya. Pada umumnya, organisasi lain (stasiun televisi ataupun individu) akan terikat dalam melakukan sindikasi, dalam kata lain, mereka hanya dapat menjual suatu acara ke suatu pasar secara legal dengan adanya kontrak dengan pemegang hak cipta, pada umumnya adalah produser.

Sekarang sudah banyak Teknologi Informasi yang cangih, salah satunya TV Digital Tv digital adalah penyediaan sarana televisi secara digital menggunakan media internet. Televisi digital atau penyiaran digital juga merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi. Berdasarkan hasil survey dinyatakan bahwa saat ini pengguna perangkat TV di Indonesia cukup tinggi dibandingkan media Informasi lainnya. Maka dapat dinyatakan bahwa media TV merupakan sarana yang paling tepat untuk digunakan sebagai distribusi dan diseminasi informasi di Indonesia.

Dengan keterbatasan alokasi frekuensi yang digunakan untuk penyiaran media TV, tentunya akan mengakibatkan jumlah informasi yang diperoleh masyarakat melalui siaran TV menjadi terbatas dan kurang berimbang. Hal inilah yang dijadikan pemerintah untuk untuk melakukan migrasi dari siaran TV Analog ke siaran TV Digital.
           
Selain alasan yang sebelumnya, pengembangan televisi digital antara lain:
Perubahan lingkungan eksternal, antara lain:
v  Kompetisi dengan system penyiaran satelit dan kabel
v  Pasar TV Analog yang sudah jenuh

Perkembangan teknologi, misalnya:
v  Teknologi pemrosesan sinyal digital
v  Teknologi transmisi digital
v  Teknologi semi konduktor
v  Teknologi peralatan yang beresolusi tinggi

Salah satu contoh TV Digita yang banyak digunakan di Indonesia adalah “INDOVISION” Indovision adalah sebuah stasiun televisi satelit berlangganan yang diselenggarakan oleh PT. MNC Sky Vision (sebelumnya bernama PT. Matahari Lintas Cakrawala). Perusahaan yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988 ini memulai memasarkan produk jasanya pada awal tahun1994 dan bertanggung jawab atas pemasaran program pengelolaan serta pelayanan kepada pelanggan. Indovision mempunyai motto, “Bukan Yang Lain”. Sebuah motto yang unik.

Ada beberapa perangkat keras yang dibutuhkan pelanggan untuk dapat melihat tayangan-tayangan dari channel-channel TV yang didistribusikan melalui Indovision. Berikut adalah perangkat keras yang dibutuhkan pelanggan untuk bisa menangkap tayangan-tayangan dari channel-channel TV tersebut:
v   Decoder Digital - Merupakan alat untuk mengembalikan sinyal dari bentuk    teracak ke bentuk semula, sehingga bisa di nikmati oleh pelanggan.
v  Viewing Card (Kartu Tayang) - kartu ini dibutuhkan penlanggan untuk bisa mengakses dan membuka kode tayang sehingga tayangan menjadi aktif.
v   LNB-F
v  2 F Konektor
v  Kabel 20 Meter
v  Remote Control
v  Dish (Parabola Mini) dengan diameter 80 cm





Tidak ada komentar:

Posting Komentar