ZULIANTI
EM.11.1.0805
Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Televisi
Televisi merupakan salah satu Teknologi
informasi satu arah yaitu Audio Visual dimana kita dapat melihat dan mendengar
berita yang ada di dunia. Dan Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai
penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih),maupun berwarna. Kata Televisi, merupakan
gabungan dari kata “jauh” dari bahasa Yunani dan Visio yang berarti “Penglihatan”.
Dari bahasa latin televise dapat diartikan sebagai alat komunikasi jarak jauh
yang menggunakan media visual atau penggelihatan.
Penggunaan kata
"Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi, acara televisi, ataupun transmisi televisi.
Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah
peradaban dunia
Televisi
sangatlah berpengaruh sangat besar di dunia ini sebagai Media hiburan. Terdapat berbagai cara untuk menyiarkan konten TV yang
dapat disiarkan untuk umum. Setelah diproduksi, langkah selanjutnya adalah
memasarkan dan menjualnya kepada pasar manapun yang ingin membelinya. Hal ini
secara tipikal terbagi dalam dua tingkatan:
1.
Tayangan Pertama atau Tayangan Perdana sebuah
badan produksi menghasilkan acara yang terdiri dari satu atau beberapa episode
yang kemudian ditayangkan dalam sebuah stasiun atau jaringan
televisi yang telah membayar untuk
produksi itu sendiri ataupun telah menerima lisensi acara tersebut dari
produser aslinya.
2.
Sindikasi
penyiaran — istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan
penggunaan acara selanjutnya (setelah tayangan pertama). Hal ini tidak saja
mengatur tayangan lanjutan di negara yang sama (dengan tayang perdananya),
tetapi juga penggunaan internasional yang mungkin sudah tidak lagi diurus dan
berhubungan oleh produser aslinya. Pada umumnya, organisasi lain (stasiun televisi ataupun individu) akan terikat dalam
melakukan sindikasi, dalam kata lain, mereka hanya dapat menjual suatu acara ke
suatu pasar secara legal dengan adanya kontrak dengan pemegang hak cipta, pada
umumnya adalah produser.
Sekarang
sudah banyak Teknologi Informasi yang cangih, salah satunya TV Digital Tv digital adalah penyediaan sarana televisi secara
digital menggunakan media internet. Televisi digital atau penyiaran digital
juga merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem
kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Berdasarkan hasil survey dinyatakan bahwa saat ini pengguna perangkat TV di
Indonesia cukup tinggi dibandingkan media Informasi lainnya. Maka dapat
dinyatakan bahwa media TV merupakan sarana yang paling tepat untuk digunakan
sebagai distribusi dan diseminasi informasi di Indonesia.
Dengan keterbatasan alokasi frekuensi yang digunakan untuk
penyiaran media TV, tentunya akan mengakibatkan jumlah informasi yang diperoleh
masyarakat melalui siaran TV menjadi terbatas dan kurang berimbang. Hal inilah
yang dijadikan pemerintah untuk untuk melakukan migrasi dari siaran TV Analog
ke siaran TV Digital.
Selain alasan yang sebelumnya, pengembangan televisi
digital antara lain:
Perubahan lingkungan eksternal, antara lain:
v Kompetisi dengan system penyiaran
satelit dan kabel
v Pasar TV Analog yang sudah jenuh
Perkembangan teknologi, misalnya:
v Teknologi pemrosesan sinyal digital
v Teknologi transmisi digital
v Teknologi semi konduktor
v Teknologi peralatan yang beresolusi
tinggi
Salah satu contoh TV Digita
yang banyak digunakan di Indonesia adalah “INDOVISION” Indovision adalah
sebuah stasiun televisi satelit berlangganan yang diselenggarakan
oleh PT. MNC Sky Vision (sebelumnya bernama PT. Matahari Lintas Cakrawala).
Perusahaan yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988 ini memulai
memasarkan produk jasanya pada awal tahun1994 dan bertanggung
jawab atas pemasaran program pengelolaan serta pelayanan kepada pelanggan.
Indovision mempunyai motto, “Bukan Yang Lain”. Sebuah motto yang unik.
Ada beberapa perangkat
keras yang dibutuhkan pelanggan untuk dapat melihat tayangan-tayangan dari
channel-channel TV yang didistribusikan melalui Indovision. Berikut
adalah perangkat keras yang dibutuhkan pelanggan untuk bisa menangkap
tayangan-tayangan dari channel-channel TV tersebut:
v Decoder
Digital -
Merupakan alat untuk mengembalikan sinyal dari bentuk teracak ke bentuk semula, sehingga bisa di
nikmati oleh pelanggan.
v Viewing Card (Kartu Tayang)
- kartu ini dibutuhkan penlanggan untuk bisa mengakses dan membuka kode tayang
sehingga tayangan menjadi aktif.
v 2 F Konektor
v Kabel 20 Meter
v Remote Control
v Dish (Parabola Mini) dengan
diameter 80 cm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar