TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGARUHNYA
PADA ORGANISASI BISNIS KOMUNIKASI
Tugas ini
disusun guna untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen
Dosen
Pengampu Andi Tri Haryono, SE. MM

Di Susun Oleh :
Nama : FERRY WIJAYANTO
NIM
: EM. 11.1.0658
JURUSAN : S-1 MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PANDANARAN
SEMARANG
2014
Pengaruh teknologi informasi di era
globalisasi tidak bisa dipungkiri adanya. Proses globalisasi yang berjalan
begitu cepatnya adalah karena adanya revolusi informasi. Hal ini juga yang
mempengaruhi cara berpikir (mindset) ataupun berperilaku (behaviour)
pada dunia bisnis dan organisasi. Sangat jelas bisa dilihat bahwa organisasi
bisnis pun bertumbuh kembang secara pesat dikarenakan teknologi paling baru
yang diadopsi oleh organisasi bisnis.
Saat ini sudah mulai banyak dari
organisasi bisnis yang mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi. Sistem
integrasi informasi ini jika diaplikasikan dengan baik, maka akan dapat memberi
dampak dan menghasilkan nilai tambah (added value) bagi organisasi
bisnis itu sendiri. Sistem informasi terintegrasi ini misalnya adalah sistem
yang banyak dikenal dengan istilah sistem Enterprise Resource Planning
(ERP), dimana sistem ini adalah suatu paket software yang terintegrasi dengan
multi modul yang memang dirancang dan dibuat untuk mengatasi serta mendukung
berbagai fungsi bisnis dari suatu perusahaan. Tujuannya adalah efisiensi dan
efektifitas kerja bagi perusahaan ataupun pelayanan terhadap konsumen.
Oleh karena itu perhatian terhadap pengaruh teknologi informasi ini terhadap aktifitas dan perilaku organisasi perlu serius. Dan hal ini tentunya dimaksudkan untuk mendukung penerapan sistem informasi agar dapat berjalan dengan baik dan selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh manajemen organisasi bisnis tersebut.
Oleh karena itu perhatian terhadap pengaruh teknologi informasi ini terhadap aktifitas dan perilaku organisasi perlu serius. Dan hal ini tentunya dimaksudkan untuk mendukung penerapan sistem informasi agar dapat berjalan dengan baik dan selaras dengan apa yang dibutuhkan oleh manajemen organisasi bisnis tersebut.
PERUBAHAN PERILAKU ORGANISASI DENGAN ADANYA TEKNOLOGI
INFORMASI
Implementasi dari teknologi informasi
pada suatu organisasi bisnis mau tidak mau akan membawa dampak terhadap
perilaku organisasi. Berikut beberapa dampak teknologi informasi pada
organisasi bisnis.
Pemangkasan
Hirarki
Hirarki organisasi menjadi lebih minim, artinya jalur
komunikasi antara manajemen tingkat atas dengan manajemen tingkat bawah akan
menjadi lebih pendek. Dalam hal ini dengan mengurangi middle management.
Komunikasi antara pimpinan dan bawahan akan lebih mudah sehingga kepercayaan
antara pimpinan dan bawahan akan tercapai.
Hal ini dapat dicapai jika penerapan teknologi
informasi dapat diterapkan dalam organisasi tersebut. Sebagai contoh, misalkan
seorang atasan ingin mengetahui progres yang sudah dicapai pada proyek
tertentu. Maka dengan menggunakan sistem informasi yang terintegrasi, maka
komunikasi akan berjalan lebih cepat melalui informasi data yang disampaikan
melalui sistem informasi tanpa harus menunggu bawahan atau penanggung jawab
proyek menghadap terlebih dahulu.
Mengurangi
Pengawasan
Pemberian tugas secara langsung kepada bawahan,
sehingga bawahan dapat terlatih dengan baik dari sisi keterampilan atau
mentalnya untuk dapat merumuskan masalah secara sederhana dan sistematis, serta
memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dengan baik.
Dengan adanya jalur komunikasi yang
lebih pendek, maka setiap bawahan bisa menuangkan ide-idenya melalui email,
blog, situs, jejaring social, dan lain sebagainya. Sehingga atasan dapat
mengaksesnya sewaktu-waktu tanpa harus menunggu laporan dari jajaran di
bawahnya. Bagi pihak bawahan juga akan semakin termotivasi dan lebih merasa
percaya diri dalam menuangkan ide-ide segarnya.
Komunikasi Non-Fisik
Cara
yang dilakukan untuk berkomunikasi pada organisasi konvensional salah satunya
adalah dengan melakukan pertemuan secara fisik. Hal ini terkadang menemui
kendala jika posisi atau lokasi dari masing-masing bagian dalam organisasi
saling berjauhan. Sehingga untuk hal-hal yang bersifat penting dan memerlukan
penanganan cepat dalam pengambilan keputusan, komunikasi yang memerlukan
pertemuan secara fisik tentunya akan menjadi penghambat.
Sistem informasi dan telekomunikasi
yang diterapkan pada suatu organisasi bisnis mampu mengatasi kendala ini.
Sehingga tanpa harus bertemu fisik, setiap personal dalam organisasi bisa
berkomunikasi satu sama lain dengan tidak terikat jarak dan waktu.
Akomodasi Terhadap Perubahan
Dalam melakukan aktifitasnya, suatu
organisasi bisnis tidak terlepas dari adanya perubahan yang terjadi pada organisasi
tersebut. Perubahan dalam organisasi bisa disebabkan oleh factor internal
maupun eksternal. Dengan adanya pembatasan gerak fisik dikarenakan adanya
pengaruh dari penerapan sistem informasi, maka organisasi akan lebih mudah
dalam mengakomodasi setiap perubahan dalam organisasi tersebut baik secara
struktural ataupun non-struktural.
Mudahnya pengakomodasian perubahan
ini juga akan berimbas terhadap perilaku kinerja organisasi tersebut. Di mana
organisasi akan lebih reaktif dan proaktif dalam menyikapi perubahan tersebut.
Jalur lalu lintas data dan informasi yang sedemikian cepat akan mempermudah
terhadap pembagian informasi dan pengetahuan dalam perusahaan. Sehingga jika
terjadi perubahan terhadap perusahaan, maka seluruh pihak yang terkait bisa dapat
mengetahuinya dengan mudah dan lebih cepat dalam beradaptasi terhadap perubahan
tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar