TAFRIKATURROHMANIAH
EM.11.1.0766
PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI MEMUDAHKAN TRANSAKSI NASABAH BCA
(BANK CENTRAL ASIA)
Pada
abad ke 21 ini tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi memiliki
peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang
begitu pesat membuat kita selalu dimanjakan dengan berbagai kemudahan-kemudahan
dalam mengerjakan sesuatu. karena kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi saat
ini membuat perkembangan teknologi menjadi pengarah hidup bagi manusia. Pada
dasarnya perkembangan teknologi memang sangat dibutuhkan untuk memberikan
manfaat positif bagi kehidupan manusia, namun tidak dapat dipungkiri bahwa
perkembangan teknologi yang semakin pesat juga memberikan dampak negatif bagi
manusia. Jika dilihat dari segi bisnis, perkembangan teknologi juga sangat
dibutuhkan karena dengan adanya perkembangan teknologi para pelaku bisnis akan
semakin dimudahkan dalam menjalankan bisnisnya. Jarak tempuh dan waktu yang
sering menjadi masalah kini tak lagi memberi pengaruh yang signifikan bagi para
pelaku usaha.
Dalam
sebuah penelitian menyebutkan bahwa pada era tahun 70-an seorang pakar
manajemen memprediksi bahwa siapa yang menguasai sumber daya manusia dan
informasi akan menguasai dunia. Hal ini terbukti karena menjelang abad ke 21
negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang unggul adalah mereka yang sejak
awal sudah menerapkan teknologi informasi sebagai alat untuk berkompetisi.
Teknologi informasi sudah menjadi senjata dalam proses bisnis perusahaan yang
dapat membuat aliran informasi berjalan secara cepat, secara internal maupun
eksternal. Teknologi informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia
dalam memecahkan masalah karena dengan kreatifitas yang tinggi akan membuat
manusia semakn efektif untuk memanfaatkannya.
Semakin
gencarnya globalisasi dunia membuat teknologi informasi juga semakin marak di
dunia bisnis. Dalam dunia bisnis teknologi informasi mempunyai pengaruh yang
nyata, transaksi bisnis dicatat secara on-line, diolah dan pada saat yang hampir
bersamaan (real-time) hasil
pengolahan atau informasi dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para
nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine).
Melihat semakin
ketatnya persaingan bisnis dalam bidang perbankan, pihak bank tertentu harus
memikirkan gtrategi-strategi jitu untuk memanjakan nasabah mereka. Sebut saja
BCA (Bank Central Asia), siapa yang
tidak mengenal Bank swasta raksasa ini, pastinya hampir seluruh kalangan
masyarakat mengenal bank ini. BCA mampu memberikan pelayanan-pelayanan terbaik
mulai dari pelayanan langsung melalui karyawan bank maupun pelayanan tidak
langsung seperti kemudahan dalam melakukan transaksi.
BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21
Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak
saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis
moneter yang terjadi
pada tahun 1997. Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan
sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini memengaruhi
aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak
nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa
meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA pada
tahun 1998.
Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan
keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan
Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset
BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36
triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA
diserahkan oleh BPPN ke Bank
Indonesia pada tahun
2000. Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan
publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung pada tahun 2000, dengan
menjual saham sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah
Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih menguasai 70,30% dari seluruh saham
BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN
mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA.
Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari
sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo
Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius,
memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik,
kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada
nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi
finansial
BCA menawarkan
berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi, mulai dari transaksi perbankan
tunai dan non tunai melalui ATM. Setiap orang pastinya menginginkan sesuatu
yang mudah, cepat dan praktis untuk dilakukan, begitupun melakukan transaksi
finansial seperti tarik tunai, setor tunai, pembayaran, transfer serta berbagai
aktifitas finansial lainnya yang deberikan oleh BCA.
Contoh transaksi
lain adalah transaksi perbankan via komputer maupun mobile phone atau ponsel.
Ini merupakan suatu kelebihan lain dari BCA, BCA selalu memberikan pelayanan
yang maksimal kepada nasabah mereka agar nasabah merasa puas terhadap pelayanan
yang mereka berikan. Di jaman yang
serba Teknologi ini membuat transaksi perbankan bisa dilakukan secara mudah di
mana saja dan kapan saja. Berbagai fasilitas teknologi telah dimaksimalkan
penggunaannya demi kenyamanan nasabah seperti ponsel maupun komputer. Ponsel dan komputer
merupakan dua perangkat teknologi yang memungkinkan Anda melakukan transaksi
perbankan dengan mudah dan cepat. Tanpa antri, Anda bisa bertransaksi cukup tekan
tombol atau klik saja. Ini adalah salah satu cara BCA memanjakan nasabahnya.
BCA Klikpay merupakan salah satu contoh konkrit dari BCA, dengan BCA Klikpay
nasabah dapat melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja melalui layanan
internet.
Di era seperti ini anda tidak di tuntut untuk membawa uang
tunai dalam jumlah banyak, berbeda dengan dulu, dulu Anda harus selalu
membawa uang tunai dalam jumlah banyak saat pergi kemanapun termasuk dalam hal
berbelanja. Hal ini pastinya membuat Anda merasa kurang nyaman karena alasan
faktor keamanan
Jika membicarakan tentang belanja, saat ini belanja secara online juga menjadi salah satu pilihan untuk menunjang kemudahan dalam bertransaksi, Selain dengan berbelanja itu, berbelanja dengan cara datang dan bertransaksi langsung di toko, mall, merchant, atau tempat belanja lainnya juga cukup mudah dengan Produk perbankan BCA seperti Kartu Paspor BCA, Kartu Kredit BCA, Kartu Flazz hingga BCA Klikpay.
Selain layanan perbankan di atas, BCA juga memiliki produk
perbankan lainnya yang membuat kebebasan finansial anda semakin mudah dalam
urusan transaksi, diantaranya E-Banking,
Kartu Kredit, Pinjaman, Simpanan, Remmitance dan Layanan Investasi dan Produk
lainnya. Kemudahan Transaksi yang di disediakan oleh BCA akan terus berkembang
seiring dengan komitmen BCA sebagai salah satu bank swasta terbesar,
terdepan, dan terpercaya memperoleh pengakuan dari berbagai pihak, terutama
nasabah setianya. Dengan kedewasaan, kematangan, dan kestabilan ini BCA akan
terus melangkah menjadi lebih baik dan lebih maju lagi.
Berikut
adalah beberapa contoh layanan perbankan elektronik dari BCA, yaitu :
1)
ATM BCA
(multifungsi, non tunai, dan setoran tunai)
2)
Debit BCA
3)
Tunai BCA
4)
Flazz
5)
Self Service
Passbook Printer (SSPP)
6)
EDC BIZZ
7)
Internet
Banking (KlikBCA Individu dan KlikBCA Bisnis)
8)
Mobile
Banking (m-BCA)
9)
Call Center
(Halo BCA)
10) Phone Banking (BCA by Phone Business
dan BCA by Phone)
11) SMS Top Up
12) SMS Push Notification
Dari artikel
diatas dapat dilihat jelas bahwa perkembangan teknologi memiliki pengaruh yang
sangat penting bagi para pelaku bisnis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar